MENGENAL GULMA

Gulma Air

Kiambang

Beberapa faktor yang menyebabkan timbulnya kerugian akibat persaingan antara tanaman perkebunan dan gulma antara lain:

  1. Pertumbuhan tanaman terhambat sehingga waktu mulai berproduksi lebih lama ( fase immature tanaman lebih panjang).
  2. Penurunan kuantitas dan kualitas hasil produksi tanaman
  3. Produktivitas kerja terganggu
  4. Gulma dapat menjadi sarang hama dan penyakit
  5. Biaya pengendalian gulma sangat mahal.

Klasifikasi Gulma

A. Berdasarkan Morfologi Gulma

1. Gulma Berdaun Sempit (Grasses)

Gulma berdaun sempit memiliki ciri khas sebagai berikut: daun menyerupai pita, batang tanaman beruas-ruas, tanaman tumbuh tegak atau menjalar, dan memiliki pelepah serta helaian daun. Contoh: Axonopus compressus, Chrysopogon aciculatus, Cynodon dactylon dan sebagainya.

 2. Gulma Teki-Tekian (Sedges)

Gulma jenis teki-tekian mirip dengan gulma berdaun sempit, namun memiliki batang berbentuk segitiga. Contoh: Cyperus kyllingia, Cyperus rotundus dan sebagainya.

 3. Gulma Berdaun Lebar (Broad Leaves)

Pada umumnya gulma berdaun lebar merupakan tumbuhan berkeping dua, meskipun ada juga yang berkeping satu. Gulma berdaun lebar memiliki ciri-ciri bentuk daun melebar dan tanaman tumbuh tegak atau menjalar. Contoh: Ageratum conyzoides, Amaranthus spinosus, Cassia tora,Centella asiatica dan sebagainya.

 4. Gulma Pakis-Pakisan (Ferns)

Gulma jenis pakis-pakisan (ferns) pada umumnya berkembang biak dengan spora dan berbatang tegak atau menjalar. Contoh: Dicranopteris linearis, Lygodium flexuosum, Nephrolepis biserrata dan sebagainya. Continue reading